Ahmad Yunus

Kita harus membebaskan pikiran kita dari hal-hal yang tidak baik, agar hanya kebaikanlah yang tersisa dalam pikiran kita. Dan bila hanya kebaikan yang mengisi pikiran kita, maka baiklah pikiran kita.
(.....Mario Teguh)


Agen Pulsa Murah

Statistik

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini71
mod_vvisit_counterKemarin536
mod_vvisit_counterMinggu ini2165
mod_vvisit_counterMinggu lalu3313
mod_vvisit_counterBulan ini4005
mod_vvisit_counterBulan lau14317
mod_vvisit_counterTotal184373

Who's Online

We have 14 guests online

Jajak Pendapat

Artikel Paling Anda Minati ?
 
Artis Panas Baru dunia Maya Shinta dan Jojo karena Lagu Keong Racun PDF Print E-mail
Tuesday, 03 August 2010 08:40
”Kau rayu diriku. Kau goda diriku. Kau colek diriku. Eh, ku takut sekali.”

Sudah pernah mendengar penggalan lirik lagu tersebut? Atau, istilah ”keong racun”?.


Baru baru ini, Indonesia digemparkan dengan munculnya video lain yang tak kalah panas. Jangan salah sangka. Ini bukan video porno yang bisa menggiring seseorang mendekam dalam bui. Ini adalah video dua perempuan muda asal Bandung yang membuat para netter terperangah, entah geleng-geleng kepala keheranan, atau justru terkagum-kagum senang.

Shinta dan Jojo bukanlah artis papan atas. Satu atau dua bulan yang lalu, nama mereka barangkali terdengar seperti nama orang kebanyakan. Namun, pada pertengahan Juni 2010, setelah pengunggahan aksi lipsync mereka yang gila-gilaan (kalau tidak ingin disebut lebay) di You Tube, mata para netter terhenyak. Banyak pengguna internet mengunduh dan memberikan komentar. Sayangnya, baru beberapa jam diunduh, video-video tersebut telah dihapus oleh keduanya.

Video episode ”Keong Racun” menjadi hit setelah diunduh. Oleh para pengunduh itu, video itu kembali diunggah ke dunia maya dan menjadi pembicaraan hangat, bahkan gaungnya terdengar di dunia nyata, dibuktikan dengan banyaknya media yang mengulas aksi narsis dua mahasiswi itu. Di Kaskus, forum pertemanan terbesar di Indonesia, bahkan telah terbentuk kumpulan penggemar yang mengatasnamakan ”sejuta orang berharap Shinta-Jojo mengunggah video-video lagi”.

Kenarsisan dan keberanian Shinta-Jojo dalam mempublikasikan rekaman aksi lipsync gila-gilaan nan sensasional itu berbuah popularitas bertubi-tubi. Di Filipina, beberapa waktu lalu juga dihebohkan oleh aksi Duo Moymoy Playboy yang menjual kenarsisan serupa.

***

DI Indonesia, aksi Shinta-Jojo bukanlah yang pertama. Rindu, kependekan dari Ririn Dumin, pernah menggegerkan jagat maya dengan mengunggah video-video perjuangannya memenangkan casting iklan. Banyak orang yang terjerat simpati dan memuji usaha Rindu yang seolah-olah begitu berani menebalkan muka dan berani mengumumkan tekadnya pada dunia demi terwujudnya impian menjadi selebriti. Bahkan, saking niatnya ingin bergabung dalam dunia selebritis, Rindu memasang banyak poster dan menyebarkan brosur yang berisi promosi dirinya terhadap agen-agen iklan dan rumah produksi.

Namun, para simpatisan Rindu dibuat gigit jari begitu tahu bahwa Rindu hanyalah tokoh rekaan yang dibuat perusahaan pembuat jasa iklan sebagai teaser atas produk sebuah obat sakit kepala.
Lalu, rakyat Indonesia tentu juga belum lupa dengan lagu ”Jauh” yang konon dibuat oleh perempuan yang meninggal tragis setelah ditinggal sang pacar ke alam baka. Gaby, nama itu diklaim sebagai pencipta dan penyanyi lagu yang beredar bak endemik, dari satu ponsel ke ponsel yang lain, dari PC ke flashdisk, maupun dengan mengunduh dari internet.

Selanjutnya, publik dibingungkan dengan aksi klaim berbagai pihak yang mengaku telah menciptakan lagu itu. Pakar telematika sampai terlibat jauh dan infotainment mengupas habis kemistisannya. Dan, akhirnya Gaby pun terkubur hanya sebagai desas-desus hasil rekayasa.

***

BAGI Shinta-Jojo, batas antara eksistensi dengan narsisme memang sangat tipis. Gejolak muda, yang acap menggembar-gemborkan pencarian jati diri dan pelekatan identitas, mengemuka dengan bungkus aksi narsisme. Keduanya memilih untuk berkunjung sebentar, pamer beberapa jam lalu buru-buru menghapus. Tetapi, penghapus yang mereka gunakan tentu saja tidak berfungsi saat orang-orang telah berhasil mengunduhnya.

Ya, nyatanya dunia sudah merekam dan membantu memasarkan ”produk” dengan sangat apik. Itulah yang ditangkap oleh penggagas video Rindu, juga pengunggah lagu Gaby yang bahkan melengkapi lagu itu dengan cerita dramatis yang membuat penasaran banyak orang.

W Keith Campbel, peneliti di University of Georgia, pernah menyimpulkan, ”Narsisme pada awalnya kelihatan mempesona, tetapi pada akhirnya (bertujuan) memanfaatkan orang lain untuk keuntungan diri sendiri.”
Itukah yang membuat fenomenon narsisme itu memuncak pada satu waktu, lalu digerus zaman dengan menyisakan kelucuan yang terlalu kecut untuk ditertawakan.
 
referensi :
http://sukabiru.wordpress.com/2010/06/23/sinta-jojo-artis-baru-internet-setelah-lna-mya-arel-dan-ct-tar/
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

Last Updated on Saturday, 23 October 2010 20:32
 

Ngobrol Yuk




Duduk Diam Dapat Dollar

Traffic






Artikel Terbaru

Sering Dibaca

Archive

Artikel Terkait


Joomla!. XHTML CSS.