Ahmad Yunus Web's
Sebuah kerikil hanya akan membuat sebuah bayangan kerikil. Anda tidak akan mampu membuat bayangan sebesar gunung, bila anda tidak membangun sebuah gunung. |
Statistik






![]() | Hari ini | 83 |
![]() | Kemarin | 465 |
![]() | Minggu ini | 2837 |
![]() | Minggu lalu | 3698 |
![]() | Bulan ini | 9155 |
![]() | Bulan lau | 15662 |
![]() | Total | 237535 |
Who's Online
We have 28 guests onlineJajak Pendapat
| Pengganti Sri Mulyani Diumumkan Sebelum ke Amerika |
|
|
| Saturday, 15 May 2010 07:03 | ||||||
|
JAKARTA - Menteri Perekonomian Hatta Radjasa memastikan pengganti Menteri Keuangan Sri Mulyani bukan dari kalangan politisi. Pengganti Sri Mulyani akan diumumkan sekitar tanggal 20 Mei 2010 ini. ![]() Sri Mulyani akan berangkat ke Amerika menjabat managing director Wolrd Bank pada tanggal 26 Mei nanti. Sebelum Sri Mulyani berangkat, SBY tidak akan menunjuk pelaksana tugas (Plt) Menkeu. "Tidak ada spekulasi PLT, jabatan rangkap atau rangkap jabatan tidak ada itu. Presiden akan mengumumkan pengganti Bu Sri Mulyani sebelum beliau ke Amerika," tegasnya. Hatta mengatakan, bahwa kriteria dari pengganti Sri Mulyani sudah jelas dan sudah diketahui track recordnya oleh SBY. "Dan kriterianya sudah jelas bukan dari partai, kredibel. Presiden sudah memiliki dan tahu calon yang menduduki posisi tersebut," terangnya. Terpisah, Jumat siang, Wakil Presiden Boediono bertemu dengan Sri Mulyani. Hadir pula Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Armida Alisyahbana. Namun dalam pertemuan tersebut tidak membicarakan serah terima jabatan. "Tidak ada pembicaraan serah terima jabatan Sri Mulyani sebagai Menkeu ke tim menteri bidang ekonomi. Dan belum ada pengerucutan kandidat pengganti Sri Mulyani. Jadi yang dibahas dalam rapat tersebut," ujar juru bicara Boediono yakni Yopie Hidayat. Menurut Yopie, pembicaraan lebih fokus soal makro ekonomi. Antara lain situasi yang tengah terjadi di dalam negeri serta menilai perkembangan ekonomi dunia. "Fokusnya soal itu saja, apakah aman situasi ekonominya? Kan harus dipantau terus perkembangan ekonomi saat ini," ujarnya. (Persda network/yon) refferensi : http://www.tribun-timur.com
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
||||||
| Last Updated on Monday, 17 May 2010 10:56 |













